coia

Menu

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19
Anda memiliki kepedulian pada wartawan kami yang terdampak pandemi virus corona (Covid-19)? Salurkan kepedulian dan kasih Anda dengan mengirimkan donasi ke * BANK BCA NO REKENING 2291569317 * BANK BNI NO REKENING 0428294880 * BANK BRI NO REKENING 0539-01-008410-50-1 Semoga Tuhan YME membalas dengan rezeki yang bertambah.

Pencarian

Minggu, 07 Desember 2008

Gayus: SBY Lebih Sreg Hakim Agung Pensiun 65 Tahun

* PRESIDENTIAL *
-JAKARTA - Rancangan Undang-Undang Mahkamah Agung (RUU MA) tentang perpanjangan usia Hakim Agung menjadi 70 tahun masih menjadi polemik. Presiden SBY dikabarkan tidak mendukung hal itu dan lebih cocok dengan usia pensiun bagi hakim agung 65 tahun.

"Kemaren SBY bilang di depan Komisi Yudisial (KY), kalau beliau lebih sreg dengan usia 65 tahun," ujar anggota Komisi III DPR Gayus Lumbuun.

Hal tersebut ia ungkapkan dalam diskusi bertajuk 'RUU MA dan Usia 70 Tahun, Musibah Bagi Reformasi Peradilan' yang berlangsung di kantor ICW, Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (7/12/2008).

Menurut Gayus, harapan untuk mengubah RUU tersebut hanya pada presiden. Ia tidak yakin pada rapat paripurna pada tanggal 16 Desember nanti, hasilnya akan berubah dari kesepakatan sebelumnya, yaitu 70 tahun.

"Itu kayak skenario film yang sudah bisa ditebak hasilnya," imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, peneliti ICW Illian Deta Sari juga mengaku sepakat dengan usia pensiun hakim agung 65 tahun. Menurutnya, jika usia 70 tahun disepakati, dapat menghambat regenerasi hakim-hakim muda.

Selain itu, ia juga meyakini adanya mafia peradilan yang 'main mata' dengan para pejabat dewan. Sedikitnya ada 11 Hakim Agung yang ia curigai selalu menangani perkara yang berhubungan dengan partai.

"Dengan mempertahankan segelintir elit (hakim agung), maka partai-partai akan diselamatkan," pungkasnya. (sihc/sdtc) ***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih

BERKARYA UNTUK BANGSA & NEGARA

Situs KIta CInTA (Kita Cinta Tanah Air) Indonesia kami persembahkan untuk masyarakat Indonesia yang cinta tanah air dimana pun berada. Kami menantikan karya Anda untuk mengisi konten di situs ini. Baik itu tulisan maupun foto tentang pejabat partai, daerah, negara termasuk ativitas partai, pemerintahan mulai dari Kecamatan, Kabupaten/Kota, Provinsi dan Pusat. Juga segala kegiatan yang berkaitan dengan kenegaraan. Caranya, kirim karya tulis atau foto Anda ke e-mail: aagwaa@yahoo.com.

Komentar Anda