-JAKARTA - Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Marzuki Ali mengatakan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak menyiapkan skenario khusus k menghadapi pasangan Megawati Soekarnoputri-Sri Sultan Hamengku Buwono X jika keduanya tampil dalam Pemilu 2009. "Itu hanya manuver politik saja," kata Marzuki saat dihubungi Tempo, Sabtu (20/12).
Duet Megawati Sri Sultan yang santer didengungkan PDI Perjungan, menurut Marzuki, hanya untuk menarik perhatian pendukung Sri Sultan sekaligus menggembosi Partai Golkar. Sri Sultan tak bisa menyembunyikan diri sebagai salah satu kader partai berlambang pohon beringin.
Partai Demokrat, kata Marzuki, tidak menyiapkan strategi khusus meski sejumlah lembaga survei memprediksi pasangan Megawati - Sri Sultan akan menjadi pesaing terkuat Yudhoyono dalam Pemilu 2009.
Wacana memasangkan Megawati - Sri Sultan, kata Marzuki, memang bisa mempengaruhi pemilih. Ia mencontohkan jika Megawati diwacanakan berpasangan dengan Dien Syamsuddin, maka massa Muhammadiyah akan cenderung ke PDI Perjuangan.
Tapi, Marzuki menambahkan, masyarat juga akan menilai wacana menduetkan Megawati dengan tokoh-tokoh publik hanya permainan politik. "Efektivitasnya belum jelas, apakah positif atau justru kontra produktif," kata Marzuki.
Demokrat, Marzuki menambahkan, belum menetapkan siapa yang akan mendampingi Yudhoyono. Syarat calon wakil yang bisa mendampingi adalah kandidat yang cocok dengan Yudhoyono. "Kami tidak ingin mencari wakil presiden hanya untuk mengeruk suara pemilih," kata Marzuki. (sihc/stic) ***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih