-JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan terlebih dahulu menentukan nominasi para menteri untuk pemilu 2009, baru setelah itu resmi mencalonkan presiden. Hal ini dilakukan sebagai strategi partai sekaligus untuk memberi informasi kepada masyarakat tentang formasi yang ditawarkan untuk pemerintahan nanti.
"Ini dilakukan agar sejak awal masyarakat tahu siapa calon menteri keuangan, menteri pertahanan sampai yang mengurusi kesejahteraan masyarakat. Tujuannya agar ketika memilih Bu Mega tidak seperti memilih kucing dalam karung," kata Budiman Sudjatmiko, anggota partai yang juga membidangi Departemen Pemuda dan Pelajar PDIP di Jakarta, Minggu (30/11).
Budiman menjelaskan, nama calon saat ini sedang dalam pembahasan, paling lambat nama-nama diumumkan saat Rapat Kerja Nasional PDIP akhir Januari 2009. Setiap jabatan menteri akan diisi oleh tiga calon yang berfungsi juga sebagai alternatif.
Proses menentukan nama calon menteri, PDIP juga melakukan negoisasi dengan partai lain seperti Partai Golongan Karya, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Amanat Nasional.
Selain calon menteri,lanjut Budiman, rencana penggunaan anggaran negara juga akan diumumkan. Penggunaan nantinya akan di mayoritaskan kepada pelayanan publik dari pada pelayanan birokrasi. Sebesar 60 persen total anggaran akan didistribusikan kepada masyarakat dan sisanya digunakan dalam pelayanan birokrasi.
"Dengan cara ini selain masyarakat tahu tentang tawaran partai, juga jauh lebih bermanfaaat dari pada menentukan presiden," ujar Budiman. (sihc/skoc) ***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih