-AMBON - Tim sukses pasangan Capres/cawapres Jusuf Kalla-Wiranto (JK-Win) menggunakan strategi konsolidasi dan sosialisasi untuk memenangkan Pilpres 2009. "Untuk menghadapi Pilpres 8 Juli nanti kami lebih fokus pada kegiatan konsolidasi dan sosialisasi bagi segenap pendukung dan simpatisan," kata Ketua Tim Kampanye JK-Win Kota Ambon, Jantje Wenno kepada wartawan di Ambon, Senin.
Menurutnya, kunci kemenangan pasangan yang diusung Partai Golkar dan Hanura itu bukan pada kegiatan yang bersifat serimonial melailnkan merapatkan barisan pendukung yang terdiri dari para kader partai dan simpatisan di seluruh wilayah Maluku.
"Kalau barisan sudah kokoh, kampanye terbuka bukan perkara sulit," katanya.
Selain Golkar dan Hanura, pasangan JK-Win didukung oleh PKD dan PKNU Maluku.
Jantje Wenno mengatakan, dirinya sudah meminta semua kader partai pendukung dan simpatisan secara bersama membangun kekompakan melalui konsolidasi dan sosialisasi program-program pembangunan yang akan dillaksanakan apabila JK-Win berhasil meraih mayoritas dukungan suara rakyat untuk memimpin perjalanan bangsa Indonesia lima tahun ke depan.
"Semua kader dan simpatisan harus terjun untuk melakukan sosialisasi di lingkungan masing-masing," katanya.
Ditambahkan, partai-partai pendukung JK-Win pun sudah sepakat melakukan transparansi dalam mengelola dana kampanye untuk kepentingan bersama.
"Jadi, kalau ada bantuan dari tim pemenangan di tingkat nasional, kita bagi rata secara terbuka. Ini penting untuk menjaga kekompakan dan kesatuan pandangan di antara seluruh pendukung," katanya.
Rencananya, kampanye terbuka nasional pasangan JK-Win tanggal 29 Juni mendatang akan berlangsung di Kota Ambon dan dihadiri oleh kedua tokoh yang diusung sebagai calon presiden dan wakil presiden tersebut.
Sebelumnya, Ketua Tim Kampanye JK-Win Provinsi Maluku, Richard Louhenapessy,SH, menyatakan kampanye itu akan dilakukan dalam bentuk dialog di dalam satu gedung tertutup.
Sasarannya adalah agar semua simpatisan dan kader yang hadir pada waktu itu bisa langsung berdialog dengan mereka berdua.
Namun, Jantje Wenno mengatakan pihaknya sampai saat ini belum mengetahui secara pasti apakah kedua tokoh itu akan hadir bersama atau hanya salah satu di antaranya.
"Kami belum tahu apakah Pak JK dan Pak Wiranto datang berdua, atau hanya Pak JK atau Pak Wiranto saja," katanya. (sihc/saci) ***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih