coia

Menu

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19
Anda memiliki kepedulian pada wartawan kami yang terdampak pandemi virus corona (Covid-19)? Salurkan kepedulian dan kasih Anda dengan mengirimkan donasi ke * BANK BCA NO REKENING 2291569317 * BANK BNI NO REKENING 0428294880 * BANK BRI NO REKENING 0539-01-008410-50-1 Semoga Tuhan YME membalas dengan rezeki yang bertambah.

Pencarian

Rabu, 17 Juni 2009

JK: Pemimpin Indonesia Harus Yang Mampu Memimpin

* PRESIDENTIAL *
-PADANG - Calon Presiden Jusuf Kalla menegaskan bahwa yang bisa memimpin bangsa ini adalah orang yang mampu memimpin, jadi bukan dlihat dari tempat kelahirannya.

"Ini adalah pasangan nusantara. Bangsa besar menghargai semua tanpa melihat tempat kelahiran, semua boleh pimpin bangsa ini asal mampu," kata Jusuf Kalla yang hadir bersama cawapres Wiranto di depan ribuan pendukungnya di Lapangan Imam Bonjol, Padang, Sumbar, Minggu.

Moto Capres-cawapres JK-Wiranto "Lebih Cepat Lebih Baik" menurut pria yang juga wapres ini, karena bangsa ini sudah ketinggalan dibanding negara tetangga lainnya seperti Malaysia, Thailand dan Singapura.

Karena itu, jika diberi amanah untuk memecahkan masalah besar bangsa ini maka pihaknya akan siap memajukan bangsa, ujarnya disambut sorak-sorai massa.

Kepada salah seorang warga yang naik ke panggung bernama Joni, JK berjanji mengundangnya ke istana jika JK-Wiranto menang dan dilantik sebagai Presiden.dan Capres yang dijawab Joni, "Ah gengsi Pak, saya orang kecil."

Joni mengatakan sangat bangga bisa berdiri di panggung bersama Wapres Jusuf Kalla dan mantan Panglima TNI Wiranto, padahal pada zaman Presiden Soeharto, termasuk zaman Megawati, ia ditarik Paspampres dan tak boleh mendekat.

Joni yang sehari-hari bekerja sebagai buruh itu juga mengatakan akan tetap memilih JK-Wiranto pada pemilihan Presiden 8 Juli meskipun ada yang menawarinya uang atau barang lain, sebagai jawaban pertanyaan Wiranto.

Warga lain yang juga ikut naik ke panggung, Ny Rina sambil terisak mengeluh masih bekerja sebagai guru TK honorer dan dijawab JK bahwa pihaknya akan memperjuangkan dan mempercepat guru honorer diangkat sebagai guru PNS.

Kampanye JK-Wiranto tersebut diawali dengan lagu-lagu populer, lagu Indonesia Raya, sekaligus pembacaan ayat-ayat suci Al Quran serta ditutup pantun oleh JK, Ny Mufidah dan Wiranto, nyanyian Indonesia Pusaka oleh Wiranto dan doa, kemudian dilanjutkan kembali dengan pertunjukan musik.

Hadir pula Menperin Fahmi Idris, anggota Komisi I DPR Ali Muchtar Ngabalin, anggota Komisi III DPR Yuddy Chrisnandi, anggota Komisi II Priyo Budi Santoso, dan lain-lain.

Lapangan Imam Bonjol selain disesaki ribuan massa juga diramaikan para pedagang asongan dan kakilima.

Sebelumnya JK juga meninjau pasar Raya Padang yang letaknya tidak jauh dari lapangan Imam Bonjol. JK menyapa para pedagang dan juga sempat makan cendol di salah satu warung.(sihc/saci) ***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih

BERKARYA UNTUK BANGSA & NEGARA

Situs KIta CInTA (Kita Cinta Tanah Air) Indonesia kami persembahkan untuk masyarakat Indonesia yang cinta tanah air dimana pun berada. Kami menantikan karya Anda untuk mengisi konten di situs ini. Baik itu tulisan maupun foto tentang pejabat partai, daerah, negara termasuk ativitas partai, pemerintahan mulai dari Kecamatan, Kabupaten/Kota, Provinsi dan Pusat. Juga segala kegiatan yang berkaitan dengan kenegaraan. Caranya, kirim karya tulis atau foto Anda ke e-mail: aagwaa@yahoo.com.

Komentar Anda