coia

Menu

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19
Anda memiliki kepedulian pada wartawan kami yang terdampak pandemi virus corona (Covid-19)? Salurkan kepedulian dan kasih Anda dengan mengirimkan donasi ke * BANK BCA NO REKENING 2291569317 * BANK BNI NO REKENING 0428294880 * BANK BRI NO REKENING 0539-01-008410-50-1 Semoga Tuhan YME membalas dengan rezeki yang bertambah.

Pencarian

Rabu, 17 Juni 2009

Jelang Pelaksanaan Debat, Tim Kampanye Dekati Moderator

* PRESIDENTIAL *
-JAKARTA — Menjelang pelaksanaan debat capres dan cawapres pada 18 Juni 2009 mendatang, tim kampanye kandidat calon melakukan pendekatan dengan beberapa moderator. Hal tersebut diakui sejumlah moderator yang ditemui di Kantor KPU seusai rapat kooordinasi dengan Anggota KPU dan perwakilan media televisi.

"Secara personal memang ada yang menghubungi kita karena kita memang hubungannya berteman. Materi yang akan kami angkat perlu dibahas juga supaya alurnya jelas tidak ke mana-mana," kata Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Fahmi Idris, di Kantor KPU, Jakarta, Senin (15/6).

Seperti diketahui, KPU dipastikan menggelar debat 18 Juni-2 Juli 2009 mendatang. Debat pasangan calon dilakukan 5 kali, di mana debat capres dilakukan sebanyak 3 kali dan debat cawapres akan dilakukan sebanyak 2 kali.

Fahmi Idris dijadwalkan menjadi moderator debat cawapres. Selain Fahmi Idris, ada empat moderator lain yang akan mengisi debat ini, yakni Rektor Universitas Paramadina Anies Bawesdan, Rektor UIN Syarif Hidayatullah Komarrudin Hidayat, pengamat ekonomi Indef Aviliani, dan Dekan Fisip UGM Pratikno.

Ditemui di tempat yang sama, Aviliani juga mengaku pernah dihubungi tim kampanye pasangan calon. Namun, ia tetap berusaha bersikap independen dan tidak terpengaruh.

Bahkan, untuk itu ia mengaku menghindari pertemuan tatap muka dengan tim kampanye maupun pasangan calon hingga tanggal 25 Juni 2009 nanti.

"Namanya teman telepon-teleponan pasti ada. Sejauh ini saya berharap agar tetap independen di tengah kepercayaaan KPU untuk menjadi moderator dan menghindari conflict of interest," tuturnya.

Hal senada disampaikan Pratikno. Ia mengatakan telah menampung masukan dari berbagai pihak sebagai bahan pertimbangan saat menyusun persoalan yang akan dilemparkan pada kandidat. Namun, menurutnya, pertanyaan yang telah selesai disusunnya menjadi rahasia pribadi.

"Memang ada baiknya menampung masukan dari berbagai pihak. Tetapi kalau sudah dirumuskan menjadi rahasia moderator," ujar Pratikno.

Debat capres akan dibagi dalam tiga sesi terpisah berdasarkan tema. Debat pertama, Kamis 18 Juni 2009 dengan tema "Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih serta menegakkan supremasi hukum", dengan moderator Anis Bawesdan.

Kedua, Selasa, 23 Juni 2009, dengan tema "Pembangunan jati diri bangsa", dengan moderator Komaruddin Hidayat.

Ketiga, Kamis 25 Juni 2009, dengan tema "Mengentaskan kemiskinan dan pengangguran", dengan moderator Aviliani.

Adapun untuk debat cawapres akan dibagi dalam dua sesi. Pertama, pada Selasa 30 Juni 2009 dengan tema "Meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia", dengan moderator Fahmi Idris. Dan Kedua, Kamis 2 Juli 2009 dengan tema "NKRI, demokrasi dan otonomi daerah", dengan moderator Pratikno. (sihc/skoc) ***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih

BERKARYA UNTUK BANGSA & NEGARA

Situs KIta CInTA (Kita Cinta Tanah Air) Indonesia kami persembahkan untuk masyarakat Indonesia yang cinta tanah air dimana pun berada. Kami menantikan karya Anda untuk mengisi konten di situs ini. Baik itu tulisan maupun foto tentang pejabat partai, daerah, negara termasuk ativitas partai, pemerintahan mulai dari Kecamatan, Kabupaten/Kota, Provinsi dan Pusat. Juga segala kegiatan yang berkaitan dengan kenegaraan. Caranya, kirim karya tulis atau foto Anda ke e-mail: aagwaa@yahoo.com.

Komentar Anda