-JAKARTA - Jaringan Nusantara (JN) menilai iklan politik Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri telah menyudutkan Presiden SBY. Kelompok yang merupakan bagian dari pendukung SBY ini siap melakukan 'serangan balik'. "Besok kita akan memasang iklan di sejumlah media massa untuk mengkritisi iklan Megawati itu," kata Wakil Ketua Umum Jaringan Nusantara, Heri Sebayang, saat dihubungi detikcom melalui telepon, Selasa (25/11/2008).
Heri menjelaskan, dalam iklannya JN akan mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya janji-janji muluk para politikus. Janji-janji muluk tersebut antara lain menurunkan harga sembako, memberantas kemiskinan, dan lain-lain.
"Tak usah takjub. Pemilu ini kan tinggal sebentar lagi. Ini musim janji-janji, ini musim semua orang berbicara tentang mungkin," ujar Heri.
Menurut Heri, iklan Jaringan Nusantara akan dipasang di berbagai media massa cetak, baik nasional maupun daerah. Namun pemasangan tidak akan dilakukan serempak tetapi bergiliran.
"Hal ini sengaja kita lakukan agar isu iklan kita terus bergulir," ungkap Heri.
Heri menjelaskan, pemasangan 'iklan tandingan' ini murni inisiatif Jaringan Nusantara. Menurut Heri, apa yang dilakukan pihaknya tidak memiliki hubungan apa pun dengan Partai Demokrat (PD).
"Kita tidak memiliki kaitan apapun dengan PD. Ini murni keinginan kita untuk memberikan pendidikan politik kepada masyarakat," cetus Heri.
Sekadar diketahui, dalam iklannya Megawati memberikan sejumlah janji jika dirinya terpilih sebagai presiden pada Pemilu 2009. Salah satu janji tersebut adalah membuat harga sembako yang saat ini mahal menjadi murah. |(sihc/sdtc) ***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih