coia

Menu

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19
Anda memiliki kepedulian pada wartawan kami yang terdampak pandemi virus corona (Covid-19)? Salurkan kepedulian dan kasih Anda dengan mengirimkan donasi ke * BANK BCA NO REKENING 2291569317 * BANK BNI NO REKENING 0428294880 * BANK BRI NO REKENING 0539-01-008410-50-1 Semoga Tuhan YME membalas dengan rezeki yang bertambah.

Pencarian

Jumat, 26 Juni 2009

Tim SBY Akan Lanjutkan "Kampanye Putih"

* PRESIDENTIAL *
-JAKARTA - Pasangan capres-cawapres Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Boediono tetap akan melanjutkan "kampanye putih", kampanye yang santun dan tertib dalam pilpres meski pasangan itu terus diserang oleh kampanye negatif dan kampanye hitam dari pasangan pesaingnya.


"Tim kampanye nasional (timkamnas) SBY-Boediono akan terus dan makin mengintensifkan kampanye putih dan sosialisasi capaian-capaian pemerintahan SBY, termasuk program-program aksi untuk lima tahun yang akan datang," kata anggota Timkamnas SBY-Boediono, Anas Urbaningrum di Jakarta, Senin.

Menurut Ketua DPP Partai Demokrat itu, pilihan untuk tidak menyerang balik dengan kampanye negatif dan kampanye hitam dipilih karena dalam pilpres ini tujuannya bukan hanya berjuang untuk menang.

"Tetapi kami juga peduli untuk menang dengan demokratis dan bermartabat. Menang dengan indah dan enak ditonton adalah jalan pilihan kami, sehingga pilpres memberikan makna pendidikan politik," kata Anas.

Ia mengakui, kampanye negatif dan kampanye hitam yang terus dilontarkan oleh pesaingnya dalam dua minggu kampanye pilpres ini telah membuat angka keterpilihan pasangan SBY-Boediono hasil survei sebuah lembaga mulai menurun.

"Kampanye negatif tidak mengkhawatirkan. Kampanye hitam dan fitnah yang boleh jadi ada pengaruhnya," kata Anas.

Dia menjelaskan, kampanye negatif adalah kampanye yang membicarakan kekurangan kompetitor, sementara kampanye hitam adalah menyebutkan sesuatu yang tidak ada faktanya atau fitnah, insinuasi dan sejenisnya.

"Misalnya fitnah istri Boediono beragama Katolik, kontrak khusus SBY dengan PKS untuk bikin hukum serba syariat, PKS dapat jatah Mendiknas dan Menag dan sebagainya," katanya.

Kampanye negatif yang dilontarkan kubu lawan SBY-Boediono, lanjut Anas antara lain mengenai kemiskinan, pengangguran, masalah pupuk, harga sembako, dan utang yang sering disebutkan kompetitor terus bertambah banyak meski faktanya terus menurun atau berkurang.

"Harga sembako memang naik, tetapi tidak dijelaskan faktor inflasi dan kenaikan pendapatan. Sementara hal yang positif diabaikan, seperti Utang luar negeri yang rasionya terus turun," katanya.

Mengenai langkah yang akan diambil untuk mengantisipasi kampanye negatif dan kampanye hitam dalam sisa masa kampanye dua minggu ke depan, Anas mengatakan akan secara selektif memberikan klarifikasi dan dijelaskan.

"Tidak semuanya perlu dijelaskan, karena rakyat, khususnya kalangan menengah, juga punya kemampuan untuk menyeleksi informasi," katanya.

Hasil survei Pusat Kajian dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) Minggu (21/6) kemarin menyebutkan pasangan SBY-Boediono mendapatkan angka 52,15 persen responden, Megawati-Prabowo 22,17 persen dan JK-Wiranto 17,20 persen.

Namun, angka yang didapat SBY-Boediono menurun dibanding survei sebelumnya pada 11 - 17 Mei, ketika itu SBY-Boediono mendapatkan dukungan 57,39 persen. Megawati-Prabowo juga turun sedikit karena survei sebelumnya meraih 24,26 persen. Sedangkan pasangan JK-Wiranto sebelumnya hanya mendapat angka 12,37 persen. (sihc/saci)
***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih

BERKARYA UNTUK BANGSA & NEGARA

Situs KIta CInTA (Kita Cinta Tanah Air) Indonesia kami persembahkan untuk masyarakat Indonesia yang cinta tanah air dimana pun berada. Kami menantikan karya Anda untuk mengisi konten di situs ini. Baik itu tulisan maupun foto tentang pejabat partai, daerah, negara termasuk ativitas partai, pemerintahan mulai dari Kecamatan, Kabupaten/Kota, Provinsi dan Pusat. Juga segala kegiatan yang berkaitan dengan kenegaraan. Caranya, kirim karya tulis atau foto Anda ke e-mail: aagwaa@yahoo.com.

Komentar Anda