-JAKARTA - Partai Golkar tampaknya semakin gerah dengan semakin garangnya beberapa kader berancang-ancang maju mencalonkan diri sebagai presiden pada Pilpres 2009. Peringatan keras pun dilontarkan Ketua Umum Golkar Jusuf Kalla beberapa hari lalu. Mereka yang menyatakan maju sebagai capres, dilarang menggunakan atribut partai.
Saat ditanyakan tentang hal ini, Wakil Ketua Dewan Penasihat Golkar Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan, dirinya tidak pernah menggunakan atribut partai saat road show capres.
"Saya kan tidak pernah pakai baju Golkar. Baju saya batik," kata Sultan singkat, menjawab pertanyaan wartawan sebelum berdialog dengan alumni ITB, Rabu (10/12) malam di Jakarta.
Kader Golkar lain, Fadel Mohammad, juga menyatakan hal yang sama. Ia juga tidak pernah mengenakan segala sesuatu atribut yang identik dengan partai berlambang pohon beringin itu.
Seperti diketahui, Sultan dan Fadel pekan lalu menyatakan ikut dalam konvensi capres yang diadakan Dewan Integritas Bangsa (DIB).
"Saya tidak pernah memakai baju kuning dan tidak pernah memakai lambang Golkar," ujar Fadel.
Ia pun tak pernah merasa terhambat dengan adanya larangan-larangan tersebut. "Pokoknya asal tidak memakai nama Golkar," tandas Gubernur Gorontalo ini.
Selain Sultan dan Fadel, dua kader Golkar lainnya yaitu Yuddy Chrisnandi dan Marwah Daud Ibrahim juga mengikuti konvensi DIB. (sihc/skoc) ***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih