-JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Golongan Karya Jusuf Kalla menegaskan, Partai Golkar tidak terganggu dengan tingkah sejumlah kadernya yang melakoni roadshow menuju kursi RI 1. Upaya kader bersafari politik tersebut dimaknai sebagai hak politik kader Golkar belaka.
"Saya selalu katakan, ada dua hak pokok berpolitik yang tidak bisa diganggu gugat, yaitu hak dipilih dan memilih. Itu bebas-bebas saja," kata Jusuf Kalla di Istana Wapres, Jakarta, (5/12).
Sultan Hamengku Buwono X, Yuddy Chrisnandi, Fadel Muhammad, dan Marwah Daud Ibrahim mencoba peruntungan nasib menuju kursi kepresidenan tanpa menggunakan Partai Golkar. Menurut Kalla, selama mereka tidak menggunakan kendaraan Partai Golkar, hal itu bukan masalah besar. "Selama tidak memakai atribut Golkar tidak apa-apa," ungkapnya.
Kalla mencontohkan, dirinya saat berpasangan dengan SBY pada Pilpres 2004 pun tidak menggunakan atribut Golkar untuk memikat masyarakat. Partai Demokrat, Partai Bulan Bintang, serta Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) menjadi kendaraan menuju kursi pemerintahan."Itu menambah semangat juga," tandasnya. (sihc/skoc)
***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih