coia

Menu

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19

Peduli Wartawan Terdampak Covid-19
Anda memiliki kepedulian pada wartawan kami yang terdampak pandemi virus corona (Covid-19)? Salurkan kepedulian dan kasih Anda dengan mengirimkan donasi ke * BANK BCA NO REKENING 2291569317 * BANK BNI NO REKENING 0428294880 * BANK BRI NO REKENING 0539-01-008410-50-1 Semoga Tuhan YME membalas dengan rezeki yang bertambah.

Pencarian

Minggu, 07 Desember 2008

Golkar Tak Menggelar Konvensi, Kata Surya Paloh

* PRESIDENTIAL *
-BALIKPAPAN - Partai Golkar tidak akan menggelar konvensi untuk menentukan calon presiden yang akan diusung pada Pemilu Presiden tahun 2009 mendatang.

"Saya tegaskan, Golkar tidak akan menggelar konvensi," kata Ketua Dewan Penasehat Partai Golkar Surya Paloh, dalam acara silaturahmi DPD Golkar Kaltim dengan Dewan Penasehat Partai Golkar di Kota Balikpapan, Minggu dini hari.

Menurut Surya Paloh, tidak digelarnya konvensi itu demi menghindari terjadinya perpecahan ditubuh Golkar yang justru akan merugikan partai berlambang beringin itu sendiri.

"Dari pengalaman tahun 2004 kemarin, konvensi ini berpotensi memicu perpecahan. Ini harus kita hindari," katanya

Dengan dihapusnya konvensi, kata dia, tidak menutup kemungkinan bagi Golkar untuk mengusung Ketua Umum Golkar Jusuf Kalla sebagai calon presiden tunggal.

"Semua kemungkinan bisa terjadi, termasuk soal Pak Jusuf kalla sebagai capres, apalagi dia Ketua Umum," katanya.

Namun demikian, Surya Paloh juga menegaskan Golkar akan mencari formula dan sistem lain untuk penjaringan calon presiden agar aspirasi para kader juga bisa terserap dan terakomodir.

Salah satu cara yang akan dilakukan, yaitu menggunakan metode survei dan skoring terhadap sejumlah kader yang mempunyai minat untuk maju sebagai calon presiden dari partai Golkar.

"Saya rasa survei akan menjadi solusi alternatif. Jadi hasil survei ini akan kita jadikan pertimbangan untuk menentukan Capres Golkar," tuturnya.

Namun begitu, Surya Paloh, menegaskan tokoh-tokoh yang akan masuk bursa Capres Golkar dalam survei tersebut tidak hanya untuk kader internal, tetapi juga untuk tokoh diluar partai.

"Tidak menutup kemungkinan kita usung tokoh non-kader, makanya kita lihat hasil Pemilu Legislatif dulu," katanya.

Surya Paloh menambahkan, bagi kader yang ingin maju sebagai capres dari partai lain, Golkar tidak berkeberatan dan tidak akan memberikan sanksi apa pun.

"Kenapa perlu diberi sanksi, sampai saat ini Golkar belum membuat keputusan apa pun," katanya. (sihc/saci ***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tuangkan ide, saran, masukan, kritik Anda di sini untuk membangun Indonesia yang jaya dan sejahtera. Bebas dan demokratis. Tapi jangan spam dong... Terimakasih

BERKARYA UNTUK BANGSA & NEGARA

Situs KIta CInTA (Kita Cinta Tanah Air) Indonesia kami persembahkan untuk masyarakat Indonesia yang cinta tanah air dimana pun berada. Kami menantikan karya Anda untuk mengisi konten di situs ini. Baik itu tulisan maupun foto tentang pejabat partai, daerah, negara termasuk ativitas partai, pemerintahan mulai dari Kecamatan, Kabupaten/Kota, Provinsi dan Pusat. Juga segala kegiatan yang berkaitan dengan kenegaraan. Caranya, kirim karya tulis atau foto Anda ke e-mail: aagwaa@yahoo.com.

Komentar Anda